Minggu, 03 Oktober 2010

ketika ku alami rasa itu...,

dah lama ga coret2 di blogspot ^^
hm,, berikut ini saya post uneg2 yg sudah lebih dulu terbit d blog saya yg lain, maklum masih belum ada ide untuk post tulisan2 baru :(

www.yankcute.multiply.com/nasehat berharga

Kepada ... yang mungkin kini sedang bekerja keras demi keluarga tercintanya

Kepada sesorang yang sedang mengukir masa depan dengan melangkah pasti nan selalu didampingi belahan jiwanya

Kini ku dapati diriku dalam warna2 keindahan rasa seperti perasaaan yang pernah kau pendam kepada diriku yang nista ini

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Just call him “good man”

Kau mengenalku dengan sikapku yg egois namun kecintaanmu padaku membutakan sakit hatimu

Mudah sekali kau katakan panggilan manis, ingin bertemu namun aku terdiam atau sesekali tersenyum

Pernah ku sempatkan menuruti keinginanmu Sedangkan dikau sudah terlanjur senang dengan rencana pertemuan itu, namun dengan begitu mudahnya aku membatalkannya.

Katamu setiap kerja mengawasi mesin,, selalu terbayang-bayang wajahku, senyumku, dan segala canda tawa yang pernah kita alami,,,

Hingga akhirnya mungkin kau sudah lelah bersabar menunggu ku, dan kaupun menyatakan akan sanggup belajar melupakanku, sempat marah,, namun akhirnya kau meminta maaf,, sesungguhnya akulah yang seharusnya minta maaf, maaf karena tidak memperlakukan tamu yang hadir di hatiku dengan baik, tidak menyadari bahwa ada kemilau cinta yang kau suguhkan untuk hatiku,, hingga kemilau itu sirna dan kau berikan ke yang lain dengan permulaan berupa undangan pernikahan mu padaku,,

Aku tersenyum dan turut bangga akhirnya kau menemukan yang lebih baik dan lebih pantas buatmu,, pastinya dia memiliki rasa yg tak ada dlm hatiku.. cinta untukmu

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Just call him “wise man”

Kesederhanaan dan keteguhan yang tergambar lewat langkah ,tindakan dan ucapanmu menjadikan kau disanjung sebagai figur yang baik, dan bertanggung jawab. Aku menemukanmu saat usia belia, hanya karena saat itu aku meminjam buku untuk referensi tugas sekolah,

Esok2nya kau mencari cariku, hingga tersebar ke semua orang bahwa you liked me,, didn’t u?

Singkat cerita, semakin ku mengenalmu ada sifat2mu yang bikin aku tidak senang

Yang psti aku sudah percaya, memang perasaanmu untukku layaknya cinta mati,, namun aku lebih percaya kau adalah sosok yang kuat dalam kondisi terpuruk sekalipun,,

Kau tetap tegar meski sudah ku putuskan untuk mengajakmu berteman saja,

Selanjutnya perhatianmu tetap sama, hingga saat ku lulus, masih sering ku dengar teman2 berkata bahwa kau menitipkan salam untukku..salam kangen, salam rindu,,,

Kau sibuk,, aku pun sibukk

Hingga saat ku semakin jauh darimu, ada kabar dari sahabatku bahwa kau menitip salam untukku..., namun salam yang satu ini berbeda,, dan akan menjadi salam yang terakhir...

Sekedar salam persahabatan,,, karena selanjutnya temanku berkata bahwa kau akan menikah.

Aku tak menuliskan ini sebagai tanda cantiknya aku hingga ada lelaki2 yang memberi cintanya, juga tidak ada maksud untuk pamer kalau aku ini sang idola,, karena sebenarnya aku adalah sekedar perempuan yang masih butuh pijakan, nista, lemah dan mungkin ada yang menyebut saya sebagai perempuan jalang...,

Seiring jalannya waktu, kini aku seperti bertimbal balik menjadi pecinta dengan kadar rasa yang mungkin adalah sebagai kumulatif dari rasa2 sayang orng2 yang pernah mencintaiku. Ini bukan kali pertama saya jatuh cinta, tetapi saya merasa ini adalah cinta yang lebih tulus dan lebih terasa menancap kalbu daripada sebelumnya

namun

Lebih membingungkan dari apa yang dirasa oleh “good man”

Lebih mendebar debarkan daripd debaran detak jantung yang diras a”wise man” saat mengenalku

Kini seperti merasakan derita yang pernah dirasa oleh mereka sebelumnya, ternyata sakit memang jika mencintai namun tak berbalas, perih memang jika merindu namun tak dirindukan jua, luka memang bila ingin bertemu namun dy tak mau atau ingkar, pedih memang jika tidak diberi perhatian lebih,, apalagi sebagai kekasih namun tak dianggap

Saya tidak mengartikan ini sebagai karma,, sebagai muslim harus meyakini bahwa karma tidak ada dalam islam. .,

Saya menyebut ini sebagain nasehat yang Dia tunjukkan langsung melalui kisah hidup saya ( bukan sekedar mendengar pengalaman hidup atau cerita hidup orang lain), karena Allah lebih mengerti saya, dan ingin membimbing saya agar mampu memilah, merespon, menyikapi kemelut cinta, serta mengatasi ketakutan yang menghantui hari2 saya. Bahwasannya cinta itu adalah anugerah, saya tidak boleh bersedih tetapi harus tulus mensyukuri rasa ini, menjaganya agar senantiasa suci, tidak memberatkan bathin justru semakin membahagiakan jiwa. Kalaulah seseorang yang dirasa tidak mengerti maka jawabannya adalah bersabarlah, pasrahkan Pada Ilahi Rabbi..., Dia yang lebih paham sebesar apa kadar cinta kita dan pantaskah kita memiliki orang yang kita cintai itu, biarkan Allah menjawab melalui perantara waktu yang akan menunjukkan bagaiman akhirnya cinta ini, , , selama cinta itu hidup yakinkan bahwa cinta kepada Allah masih tertanam dan Paling besar. Cinta kepada keluarga juga tetap lebih besar.., dan cinta untuk seseorang ini tetap terjaga sampai jawaban itu tersingkap apakah dia jodoh kita atau tidak,,,

Munghkin benar kata temanku yang kini sedang menimba ilmu di Jepang bahwa

Kalau ingin mendapat orang yang lebih baik maka langkah yang kita lakukan adalah melakukan perbaikan diri dari hari ke hari karena Nya..demi mengharap ridhoNya

Allah yang lebih tahu kadar kebaikan dan kemuliaan kita sudah sampai pada titik mana hingga Allah akan memberi siapa calon pendamping yang sesuai dengan kualitas iman, kemuliaan dan kebaikan kita,

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)....

(Q.S an Nur :26 )

Selasa, 22 Juni 2010

memeluk ikhlas...

have you known?
besok adalah hari bersejarah (hanya bagiku dan keluarga)
:P

karena besok aku mengalami sebuah pertambahan umur
dan diperkirakan suasana saat aku menghadapi moment itu adalah suasana yang paling menyedihkan
daripada sebelumya...

bagaimana tidak?!


usia yang aku gapai besok berdasar pada kondisi dimana aku masih mengukir harapan yang belum selesai,
padahal harapan ku kemarin2 si pengennya sudah terlaksana,,,oh....
inilah akibat terlalu banyak mimpi tapi sedikit bekerja dan berusaha,,,jangan ditiru ya sob.



(diam sejenak)







sempat berpikir apakah ada yang salah dengan diriku? apakah selama ini aku sudah melakukan banyak kesalahan dan dosa, atau sebenarnya ini hanya masalah biasa yang aku besar-besarkan???



sesungguhnya tidak ada maksud untuk membuatnya menjadi besar, hanya saja..(coba bayangkan)
ketika kita dihadapkan pada suatu impian, dan kita ingin sekali impian itu tercapai, tentunya sebisa mungkin kita berusaha demi terwujudnya mimpi itu..., namun saat usaha itu sudah memuncak hingga menyentuh titik
keputusasaan,, sudah manusiawi jika kita lengah sebentar,,, sayangnya ketika bangkit lagi kadang tetap tidak membuahkan hasil...

maka inilah yang disebut putus asa level tinggi

saat terdiam dan melihat orang lain dengan cepatnya berhasil, terkadang tidak membuat kita tambah semangat tapi tambah menciut, minder dan pengen ke laut aja rasanya....


hal itu dikarenakan kita ada pada posisi sudah merasa berusaha sekuat tenaga tetapi hasilnya nihil. sehingga mau berjuang lagi itu masih bingung harus berjuang dengan tipe apa lagi,,,karena rasanya kemarin2 sudah berupanya keras namun masih saja mengecewakan......

maka inilah yang disebut putus asa level tinggi



yet, u must know friend...

boleh saja kalian prihatin dengan tulisan ku di atas.... dan mungkin kalian merasa miris dan iba sekali dengan kondisi yang aku alami saat ini....

namun kepedihan dan keputus asaan yang kurasa ini justru ada baiknya juga lo...
lepas dari apa penyebabnya yang jelas dengan beban ini maka jiwaku tertuntun untuk semakin meningkatkan rasa ikhlas...

iklas menerima saat dimana rumput tetangga semakin menghijau padahal mungkin jarang dirawat, sedangkan aku yang tak pernah luput merawat rumput namun rumputku seakan mudah gersang dan tak sekinclong ijonya rumput tetangga ( koq jd ngmong rumpuuut?)

ikhlas menghadapi kondisi manakala aku harus menangis karena sulitnya memecahkan masalah sedangkan yang lain sedang bersenang-senang kian bahagianya...

ikhlas merasakan dan menghadapi kenyataan tatkala impian yang selama ini aku ukir di setiap sejarah waktu ternyata memang tak menjadi kenyataan,,,


ikhlas akan segala cerita kehidupan yang telah dan akan ku lalui dimanapun...

tahukan kawan,,,, se-down apapun jiwa ini aku tetap berpegang dan percaya pada kaliamat bahwa
sesungguhnya Allah tak akan menguji hamba-Nya melebihi kemampuan hamba-Nya

sehingga ketika cobaan itu datang pada seorang hamba itu berarti dia adalah hamba yang kuat dan mampu mengatasi cobaan itu....hanya saja tidak dengan secepat kilat,, karena perlu proses untuk bangkit kembali seutuhnya dengan belajar, jatuh, bangun, mencoba, belajar lagi, jatuh lagi, bangun lagi, berlari, dan tetap semangat untuk berjuang...serta selalu berdoa...hingga dia akan menemukan kebahagiaan sejatinya dan sangat manisssssssssssss terasa,,, subhanallah
ikhlas itu memang indah kawan,,,,

dan sesungguhnya kita tidak perlu menunggu impian tercapai untuk bahagia, seperti menunggu dapat kerja, atau ketika telah menikah dengan orang impian baru bisa bahagia,,, oh itu pemikiran yang sempit....

sebenarnya dalam kondisi terdesak atau sedih sekalipun, bahagai sejati itu sangat dekat dengan urat nadi dan jiwa kita jika kita menyadarinya

lalu apa yang harus disadari....
cukup tiga hal saja,,, bahwa sesungguhnya manusia yang paling bhagia dalah
1. mereka yang hatinya sellau menyakini bahwa Allah senantiasa bersamanya
2.jiwa raga yang sabar
3. sikap qana'ah dengan apapun yang dimiliki

Qana'ah adalah menerima pemberian Allah dengan hai ridha dan tidak risau dengan apa yang luput darinya.

kawannn,,,, kesedihan yang kurasakan sudah ku kubur dalam2....
aku siap menghadapi hari bertambahnya usiaku...
tentunya juga tetap bersyukur karena Allah masih memberi kesempatan untuk hidup dan
semoga hidayah-Nya selalu menuntun setiap langkah ini....amien


thanks


with full of hope


yank cute^^V



this is it





aku menulis ini disaat kondisiku tak terkendali, resah, takut, seneng, sedih...huft
aku tak tahu lagi harus menulis apa,,,,

sebaiknya aku melupakan sejenak beban dengan mempersembahkan gambar2 apik buat kalian
( hehehe lari dari masalah)








foto ini diambil ketika aku dan teman2 kos jalan2 ke pasir putih situbondo.....






maaf ekspresinya agak gila :)









ini numpang foto di mobil kuno milik bapak yang ada di pom bensin...

kita numpang ijin foto2,,, untung bapak ma istrinya baik..., ga tw juga dalemnya,,,,,hahaha






























Minggu, 02 Mei 2010

is everything fine?

suara-suara ranum memanja diriku
dalam relungan asa yang kian menepi
mungkinkah jeruji hati-hati yang kering ini runtuh
dengan ditengarai oleh tangis-tangis syahdu

kabut itu menemani dengan pelukan yang dingin
hujan itu menari dengan tetesan lembutnya
apakah sebenarnya hati ini terbawa dalam ruang yang salah
dan sayangnya aku tak mampu melepasnya

kesedihan dengan aroma senyuman
sedikit mencerahkan suasana di ufuk rembulan
kalau saja waktu itu dapat ku bawa ke belakang
masihkah keputusan itu akan menyejukkan

terima kasih kepada sesosok yang budiman
perhatian dan kesabara telah ditorehkan untukku
maafkan diriku ini
tak mampu ku capai pikiran agung layaknya yang lain

wahai detik-detik yang terus berlari
jangan biarkan aku tertatih kala ku msih rapuh begini
wahai sinar-sinar yang menawan
beri aku jawaban akan setiap kebimbangan

segala puji selalu ku haturkan kepada-Nya
karena disetiap langkah dalam hidup ini
tersimpan makna dan anugrah indah dari-Nya

goresan kecil yang ku tulis ini
adalah hasil pemikiran dan ide
sebagai inspirasi yang terukir
dan Rahmat dri-Nya

Senin, 23 November 2009